PP Properti Bangun Tiga Hotel Rp 557 Miliar

Direktur Utama PT PP Properti Tbk (PPRO) Taufik Hidayat.

Apartemen pacific garden – PT PP Properti Tbk berencana membangun tiga hotel sepanjang 2017. Pembangunan hotel ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu dua tahun dan bisa mendongkrak pendapatan berkesinambungan (recurring income) anak usaha PT PP Tbk itu.

Direktur Utama PT PP Properti Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya terjun di sektor perhotelan setelah melihat potensi pasar yang masih cukup besar. Sekalipun terkesan agresif, PP Properti mengaku tetap mengusung aspek kehati-hatian.

“PP Properti melihat peluang bisnis hotel untuk bintang 3 dan 4 tidak terpengaruh oleh ekonomi global dan memang pasarnya disana dan kami tidak mau mneyasar untuk hotel kelas atas,” kata Taufik Hidayat di Jakarta, baru-baru ini.

Dia mengatakan, hotel yang akan dikembangkan tahun ini berada di Surabaya, Mataram (NTB), dan Labuan Bajo (NTT). Ketiga hotel ini ditargetkan selesai pada 2018.

Director of Commercial PT PP Properti S Linda Gustina menambahkan, hotel yang aka dikembangkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka melakukan optimalisasi lahan yang berada di Mataram dengan luas 6.000 meter persegi (m2).

Hotel di Mataram ini, jelasnya, bakal memiliki 110 kamar yang digabung dengan pusat komersial. Lalu, tersedia juga ballroom dengan kapasitas 1.500 orang. Hotel ini dibangun dengan investasi senilai Rp 200 miliar. “Hotel yang sedang dibangun ini dipadukan dengan komersial,” kata dia.

Untuk hotel yang akan dikembangkan di Labuan Bajo senilai Rp300 miliar merupakan hasil kerjasama PT PP Properti bersama induk usaha dan BUMN lainnya, yakni ASDP sebagai pemilik lahan. Dalam proyek ini PP Properti memiliki penyertaan saham sebesar 10% atau setara Rp40 miliar.

Hotel di Labuan Bajo dibangun di atas lahan seluas 8.000 m2. Kelak, hotel ini dilengkapi sarana komersial, karena banyak turis asing yang singgah ke Labuan Bajo melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo. “Saat ini proyeknya dalam penyelesaian masterplan dan diharapkan tahun depan sudah selesai pembangunannya,” kata dia.

Sementara itu, untuk di Surabaya merupakan hotel bintang tiga dengan investasi senilai Rp57 miliar. Hotel di Surabaya timur ini menyasar segmen MICE karena berdekatan dengan rumah sakit dan cocok untuk hotel keluarga sekaligus menjadi destinasi masyarakat Madura. “Saat ini kami memiliki empat hotel yang sudah beroperasi ada di Balikpapan, Jakarta, Bandung, dan Puncak Bogor,” kata Linda.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s