Para Kapten Kehormatan Timnas Jerman

Berita terkini dan terhangat okezone.com – Seorang pria berdiri di sebuah balkon hotel dekat Danau Thun, Swiss. Cuaca begitu cerah pagi itu. Para turis mungkin senang dengan cuaca cerah, tapi tidak dengan pria ini.

Ia gusar. Ia ingin hujan turun pada hari itu. Semakin deras semakin baik. Dan tepat jam 12.30 siang, cuaca tiba-tiba berubah drastis. Si pria mendapatkan apa yang diinginkannya. Ia tersenyum sambil berkata, “Sekarang segala sesuatu akan berjalan lancar.”

Pria itu adalah Fritz Walter, kapten Jerman Barat di Piala Dunia 1954. Walter memang dikenal sebagai pemain yang tampil lebih hebat pada kondisi hujan. Hal tersebut terjadi setelah dirinya terkena malaria pada masa perang di selatan Eropa. Sejak saat itu Walter tampil kurang efektif pada cuaca panas.

Dan pada sore hari tanggal 4 Juli 1954 tersebut, Walter bersama teman-temannya memenangkan laga final melawan Hungaria, sebuah tim tangguh yang dijuluki The Magical Magyars.

Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Fritz Walter pun kemudian didapuk menjadi kapten kehormatan pertama Jerman.

Walter sendiri menjalani seluruh karier sepakbolanya bersama satu klub saja yaitu FC Kaiserslautern. Ia menyumbangkan 306 gol dalam 379 pertandingan bagi Kaiserslautern. Sebagai salah satu bentuk penghormatan, Kaiserslautern menamai stadion mereka Fritz-Walter Stadion.

 

Sedangkan di tim nasional, Walter memulai debutnya pada tahun 1940 dalam sebuah pertandingan persahabatan kontra Rumania. Ia pensiun setelah Piala Dunia 1958 di Swedia.

Pada saat itu dirinya sudah berusia 37 tahun. Adalah Herberger yang membujuknya habis-habisan agar mau kembali bermain bersama tim nasional. Padahal Walter sudah tidak bermain untuk timnas sejak November 1956 sampai Maret 1958.

Namun Sepp Herberger membutuhkannya untuk memberi asupan bola bagi Uwe Seeler di depan. Walter akhirnya mengiyakan, kurang tiga bulan sebelum Piala Dunia dimulai.

Gilanya, Herberger masih berupaya kembali memasukkan Walter di skuat timnas pada Piala Dunia 1962 di Chili. Kali ini, Walter menolak mentah-mentah.

Kapten kehormatan Jerman selanjutnya adalah Uwe Seeler. Ia dinobatkan sebagai honorary captain oleh DFB pada tahun 1972.

Seeler lahir pada 5 November 1936. Saudara laki-lakinya, Dieter juga seorang pemain sepakbola profesional. Keduanya bermain untuk Hamburger SV. Bahkan sang ayah Erwin Seeler juga eks pemain HSV periode 1938-1949.

Talenta Seeler sudah terlihat menonjol sejak di tim junior. Ia masuk skuat tim nasional untuk Piala Dunia 1958. Ketika itu usianya 21 tahun. Jerman tidak berhasil menjadi juara, tapi Seeler sudah menunjukkan bahwa dirinya akan menjadi aset berharga bagi sepakbola Jerman pada tahun-tahun selanjutnya.

Piala dunia terakhirnya adalah pada tahun 1970 di Mexico. Ia kembali gagal menjadi juara dunia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s