Kata Psikiater Soal Fenomena Remaja 16 Tahun Nikahi Nenek 71 Tahun

Bayar tagihan tidak ribet – NETIZEN digemparkan dengan kabar remaja 16 tahun menikahi nenek berusia 71 tahun belum lama ini. Kasus tersebut kemudian menyebar di media sosial dan membuat heboh dunia maya. Bagaimana tidak, anak di bawah umur secara sadar menikahi nenek-nenek. Kasus tersebut terjadi di Palembang. Selamet, bocah berusia 16 tahun asal Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), menikahi Rohaya yang sudah berusia lanjut. Pernikahan itu dilangsungkan di kediaman Ketua RT setempat. Sempat ada ancaman bunuh diri yang diajukan Selamet jika pernikahan itu harus dihentikan. Namun, Minggu 2 Juli 2017 pernikahan tersebut pun sudah sah tercatat negara.

Lalu, bagaimana pandangan psikiater anak melihat kasus ini? Dihubungi Okezone, Psikiater Anak dari Talenta Center Bekasi Suzy Yusna Dewi memaparkan, kasus tersebut tidak normal. Sebab, bila dengan otak normal manusia kebanyakan, tidak mungkin rasanya ada anak remaja yang mau menikahi nenek-nenek. Suzy menjelaskan, kasus tersebut bisa dikatakan kompleks. Tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi saja. Ada beberapa hal yang perlu dicari tahu. Mulai dari ketertarikan si anak terhadap nenek-nenek, alasan pasti pernikahan tersebut, sampai dengan kepribadian dan intelektual si anak.

’’Kebanyakan kasus seperti ini, si anak memiliki IQ di bawah rata-rata. Itu juga yang akhirnya dia tidak bisa memilih secara normal pasangan yang layak dan pantas untuk dirinya,’’ tutur Suzy kepada Okezone melalui telepon, Selasa (4/7/2017). Psikiater anak itu juga menjelaskan, rasanya tidak mungkin alasan pernikahan itu karena si anak kehilangan sosok ibu. Sesuai juga dengan cerita Selamet yang dikisahkan sang ibu bercerai dan tidak lagi tinggal dengan dirinya. Sebab, kembali ke pemahaman di awal, rasanya tidak mungkin anak normal mau dengan nenek-nenek. Dia menegaskan, si anak tersebut kemampuan menilai realitanya terganggu. Sehingga, dia tidak dengan tepat dan normal menentukan pilihan hatinya.

’’Tapi, kembali, banyak faktor yang akhirnya membuat pilihan tersebut,’’ tutur Suzy.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s