Amankah air putih mineral botolan untuk bayi?

Cara memilih air minum untuk bayi – Kebahagiaan memiliki bayi tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Anda pasti akan melakukan apa saja untuk memastikan bayi Anda tumbuh dengan sehat.

Saat bayi Anda mulai tumbuh, kebutuhannya pun berubah dan Anda semakin memiliki banyak pertanyaan di benak Anda mengenai mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.

Salah satunya mengenai air mineral. Apakah aman memberikan air mineral untuk bayi Anda?

Bolehkah Bayi Minum Air Mineral

Pilih air mineral atau air masak?

Secara umum, sebaiknya hindari memberikan air mineral atau air kemasan botolan untuk bayi Anda – baik secara langsung maupun untuk membuat susu formula bayi. Hal ini karena air kemasan mungkin tidak selalu steril, dan bisa jadi mengandung natrium atau sulfat.

Jika tidak ada jalan lain, pastikan Anda memeriksa label dan memilih air mineral yang kandungan natriumnya kurang dari 200 mg per-liter, dan sulfatnya kurang dari 250 mg per-liter.

Namun, lebih baik menggunakan air kemasan botolan untuk bayi Anda apabila sumber air minum utama di rumah Anda terkontaminasi, atau jika Anda sedang bepergian dengan bayi Anda dan tidak yakin mengenai kebersihan air di lokasi tujuan.

Idealnya, yang terbaik adalah merebus air sebelum memberikannya kepada bayi Anda, atau untuk membuat makanan formula. Suhu air harus minimal 70 derajat dan kemudian didinginkan sebelum memberikannya kepada bayi

Amankah air botolan untuk bayi Anda?

Air mineral botolan sebenarnya tidak steril. Kandungan timbal dan kotoran lainnya pada air botolan memang rendah, yang pasti lebih rendah daripada yang ditemukan dalam air keran.

Namun air botolan juga mengandung bakteri berbahaya yang mungkin dapat menyebabkan beberapa resiko kesehatan pada bayi.

Selain itu, air botolan juga mengandung fluoride dalam kadar tinggi, yang bisa berdampak negatif pada gigi dan tulang bayi Anda. Jadi, pastikan Anda membeli air mineral yang memiliki kandungan fluoride dalam tingkat rendah (sebagian besar jenis air botolan ini diberi label “de-ionisasi” atau “demineralisasi”.

Penting juga untuk dicatat air mineral yang dimasak memang dapat membunuh sebagian besar bakteri berbahaya yang mungkin ada di dalamnya, tetapi akan meningkatkan kandungan fluoride-nya.

Pada kenyataannya, memberikan air mineral botolan untuk bayi terbukti bisa sangat berbahaya bagi kesehatan bayi, karena air botolan juga mengandung uranium dalam kadar tinggi, yang bisa membahayakan bayi yang sedang berkembang dan menjadi sangat beracun untuk ginjal.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan memberikan air mineral kemasan botolan secara langsung maupun untuk membuat susu formula bayi Anda.

Melakukan perjalanan dengan bayi

Jika Anda memiliki bayi yang terbiasa minum dari botol susu, dan Anda sedang mencari cara yang nyaman dan praktis untuk memastikan bayi Anda memiliki persediaan air untuk membuat susu atau makanan saat sedang bepergian, Anda bisa menggunakan air mineral kemasan botolan.

Pastikan saja bahwa segel botolnya masih utuh ketika Anda membelinya. Pastikan juga, jika bayi Anda berusia di bawah 6 bulan, masaklah air dan kemudian dinginkan segera dalam kondisi yang higienis sebelum menggunakannya untuk membuat susu formula.

Dalam kasus Anda bepergian ke daerah yang beriklim sangat panas, bayi Anda mungkin perlu ekstra asupan cairan, sehingga air mineral botolan bisa digunakan.

Jangan lupa memeriksa kandungan pada label untuk mengkonfirmasi bahwa air tersebut rendah kandungan fluoride-nya dan senyawa beracun lainnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s