CARA MENGHITUNG BEA MASUK DAN BEA PABEAN UNTUK KIRIMAN POS DARI LUAR NEGERI

on

paket ekspressMungkin sampai sekarang ini, bagi orang yang masih awam mengenai bea masuk dan bea pabean akan mempertanyakan dasar hukum dan aturan yang ditetapkan dan diterapkan oleh pihak bea cukai terkait dengan penahanan sementara atas barang milik mereka sendiri ketika akan masuk melalui bandara dari luar negeri.

Tidak hanya jika dibawa sendiri, namun keluhan juga muncul apabila terjadi penahanan dan penundaan pengiriman atas barang yang dibeli dari toko di luar negeri atau merupakan barang kiriman dari luar Indonesia dari seseorang oleh pihak bea cukai.

Tentunya tidak banyak orang mengetahui cara menghitung bea masuk dan bea pabean, bukan? Nah, berikut ini ada penjelasan terkait dengan cara menghitung bea masuk dan bea pabean.

Contoh Cara Menghitung Bea Masuk Dan Bea Pabean

Sebagai contoh perhitungan adalah kiriman pos dengan data:
•    Harga barang : USD 55
•    Ongkos kirim : USD 30
•    Asuransi : jika dalam kiriman tidak dijelaskan nilai asuransinya maka asuransi yang dikenakan adalah (Harga Barang + Ongkos Kirim) x 0,5persen jadi dalam kasus ini maka nilai asuransi adalah (55 + 30) x 0,5 persen = USD 0,43
•    Nilai Pabean adalah Harga Barang + Ongkos Kirim + Asuransi = 55 + 30 + 0,43 = USD 85,43 dikurangi dengan Pembebasan (USD 50) = 85,43 – 50 = USD 35,43
•    Selanjutnya Nilai Pabean dikonversikan dalam mata uang rupiah sesuai dengan nilai kurs yang berlaku saat itu. Misalnya pada hari itu nilai kurs adalah Rp 10.000 per Dolar Amerika maka Nilai Pabean adalah 35,43 x Rp 10.000 = Rp 354.300
•    Selanjutnya ditetapkan Bea Masuk yaitu Tarif Pabean X Nilai Pabean, sehingga Bea Masuk nya adalah 15 persen x Rp 354.300 = Rp 53.000 dibulatkan ke atas dalam kelipatan seribuan.

Contoh Menghitung Pajak Dalam Rangka Import (PDRI)

1.    PDRI terdiri dari:
•    PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.
•    PPH (Pajak Penghasilan) sebesar 7,5 persen jika punya NPWP dan 15 persen jika tidak punya NPWP.
•    PPnBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah) yang tarifnya bisa dilihat di web Bea Cukai.
2.    Menghitung PDRI didasarkan pada Nilai Import dimana Nilai Import adalah Nilai Pabean + Bea Masuk. Dalam contoh ini 354.300 + 53.000 = Rp 407.300.
3.    Dengan demikian besarnya PDRI adalah:
•    PPN = 10 persen x Rp 407.300 = Rp 41.000 (dibulatkan ke atas kelipatan seribuan).
•    PPH = Diasumsikan wajib pajak memiliki NPWP maka perhitungan PPH adalah 7,5 persen x Rp 407.300 = Rp 31.000  (dibulatkan ke atas kelipatan seribuan).
•    PPnBM = 0 (tidak termasuk kategori Barang Mewah). Masuk kategori barang mewah jika nilai impor lebih dari Rp 5.000.000 (lima juta).

Dari contoh perhitungan ini maka jumlah total pungutan import yang harus dibayar adalah:
•    Bea Masuk    = Rp 53.000
•    Ppn        = Rp 41.000
•    Pph        = Rp 31.000
•    PpnBM        = Rp 0
•    Jumlah total    = Rp 125.000

Pungutan impor sendiri didasarkan 3 hal utama, yaitu:

1.    Untuk menentukan nilai pabean kiriman pos dari luar negeri maka didasarkan pada harga (cost), asuransi (insurance) dan ongkos kirim (freight).
2.    Untuk mengetahui tarif dan klasifikasi kirimannya maka dapat dilihat langsung di website resmi bea cukai (www.beacukai.go.id).
3.    Menghitung bea masuk:
•    Jika nilai atau harga barang kurang dari USD 50 bebas bea masuk tanpa memperhitungkan nilai ongkos kirim dan asuransinya (tidak diperhitungkan). Contoh sebuah kiriman pos dari luar negeri yang berisi sebuah pakaian dengan harga barang sebesar USD 48 dan ongkos kirimnya USD 30 maka barang semacam ini bebas bea masuk.
•    Jika nilai atau harga barang lebih dari USD 50 maka kiriman pos dikenakan pungutan impor dengan memperhitungkan ongkos kirim dan asuransinya setelah dikurangi dengan USD 50.

Setelah proses pungutan impor dilakukan, maka pihak bea cukai akan menerbitkan surat verifikasi kebenaran perhitungan. Khusus untuk kiriman pos dari luar negeri yang value-nya tidak dapat dihitung menggunakan cara menghitung bea masuk dan bea pabean untuk menentukan pungutan impor, maka akan diterbitkan catatan pemeriksaan.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s